MabesNews.tv, BATAM — Musholla Al Qodiri Batam akan menggelar salat Jum’at perdana pada Jumat, 2 Oktober 2026, bertepatan dengan 20 Rabiul Akhir 1448 Hijriah. Pelaksanaan perdana tersebut menjadi momentum penting bagi pengurus dan masyarakat sekitar untuk bersama-sama memakmurkan rumah ibadah sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah di lingkungan Cluster Hang Kesturi, Legenda Malaka, Batam Center.
Salat Jum’at perdana ini mengusung tema “Jalan Selamat di Atas Titian As-Shirath.” Khutbah dan salat Jum’at dijadwalkan dimulai pukul 11.57 WIB. Adapun yang dipercaya menyampaikan khutbah adalah Ustadz Mahmud Arif Dahlan. Pelaksanaan khutbah dan salat Jum’at direncanakan berlangsung sesuai tuntunan sunnah dengan durasi maksimal sekitar 15 menit.
Ketua Harian Musholla Al Qodiri Batam, Kiay. H. Darman, mengajak seluruh masyarakat, khususnya umat Islam di sekitar musholla, untuk hadir dan bersama-sama memakmurkan rumah Allah tersebut. Menurutnya, keberadaan musholla bukan hanya sebagai tempat melaksanakan ibadah mahdhah, tetapi juga dapat menjadi ruang pembinaan keagamaan, pendidikan umat, silaturahmi, serta penguatan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Mari kita bersama-sama memakmurkan Musholla Al Qodiri. Jum’at perdana ini hendaknya menjadi awal yang baik untuk membangun kebersamaan, mempererat ukhuwah Islamiyah, dan meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” demikian ajakan yang disampaikan pengurus.
Sementara itu, Dr. M. Nurrahman, S.Ag., M.Pd., selaku Ketua Pembina Musholla Al Qodiri, menyampaikan bahwa hadirnya sebuah rumah ibadah di tengah lingkungan masyarakat merupakan amanah sekaligus sarana strategis dalam membangun kehidupan keagamaan. Musholla diharapkan tidak berhenti hanya sebagai tempat pelaksanaan salat, tetapi berkembang menjadi pusat pembinaan umat yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Menurutnya, pembangunan dan pengembangan musholla membutuhkan dukungan banyak pihak. Karena itu, pengurus memohon dukungan, doa, dan perhatian dari seluruh umat Islam serta berbagai unsur pemerintahan, mulai dari tingkat RT/RW, kelurahan, kecamatan, Pemerintah Kota Batam, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, hingga pemerintah di tingkat pusat.
Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat keberadaan Musholla Al Qodiri sebagai salah satu pusat kegiatan keagamaan masyarakat. Sinergi antara pengurus, jamaah, tokoh masyarakat, pemerintah, dan para dermawan dinilai penting agar pembangunan musholla dapat terus dilanjutkan dan berbagai program pembinaan umat dapat berjalan secara berkesinambungan.
Pengurus juga membuka ruang partisipasi kepada seluruh umat Islam yang diberikan kelebihan rezeki dan harta untuk ikut mengambil bagian dalam melanjutkan pembangunan Musholla Al Qodiri. Partisipasi tersebut dapat menjadi bentuk amal jariyah yang manfaatnya diharapkan terus mengalir selama musholla digunakan untuk salat, pengajian, pendidikan Al-Qur’an, pembinaan generasi muda, dan berbagai kegiatan keislaman lainnya.
“Bagi seluruh umat Islam yang memiliki kelebihan harta, mari bersama-sama melanjutkan pembangunan musholla yang kita cintai ini. Semoga setiap bantuan, tenaga, pikiran, dan doa yang diberikan menjadi amal jariyah serta mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT,” ungkap pengurus.
Momentum Jum’at perdana ini juga memiliki landasan spiritual yang kuat. Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Jumu’ah ayat 9, yang menyerukan kepada orang-orang beriman agar segera memenuhi panggilan salat Jum’at ketika telah diseru untuk melaksanakan salat pada hari tersebut. Ayat ini menjadi pengingat bahwa salat Jum’at memiliki kedudukan penting dalam kehidupan umat Islam.
Tema “Jalan Selamat di Atas Titian As-Shirath” juga diharapkan menjadi bahan renungan bagi jamaah. Kehidupan dunia merupakan perjalanan menuju kehidupan akhirat. Karena itu, setiap Muslim dituntut untuk mempersiapkan bekal melalui keimanan, ketakwaan, amal saleh, kepedulian kepada sesama, serta senantiasa memperbaiki hubungan dengan Allah SWT dan manusia.
Lebih dari sekadar agenda perdana, pelaksanaan salat Jum’at di Musholla Al Qodiri diharapkan menjadi titik awal tumbuhnya kehidupan keagamaan yang lebih semarak di lingkungan Cluster Hang Kesturi, Legenda Malaka, Batam Center, dan sekitarnya. Dari musholla tersebut diharapkan lahir berbagai kegiatan positif, seperti kajian keislaman, pendidikan Al-Qur’an, pembinaan anak dan remaja, kegiatan sosial, serta program yang memperkuat kepedulian dan persaudaraan masyarakat.
Pada akhirnya, pengurus Musholla Al Qodiri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan pembangunan rumah ibadah sebagai tanggung jawab bersama.
Pemerintah dapat memberikan dukungan sesuai kewenangannya, tokoh masyarakat memberikan keteladanan, para ulama memberikan pembinaan, sementara masyarakat dan para dermawan dapat berkontribusi sesuai kemampuan masing-masing.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Musholla Al Qodiri Batam diharapkan tumbuh menjadi rumah Allah yang hidup, makmur, terbuka bagi masyarakat, serta menjadi pusat ibadah, pembinaan umat, pendidikan keagamaan, dan penguatan ukhuwah Islamiyah di Batam.(Nursalim Turatea).