Jakarta – PT Gozco Plantations Tbk (GZCO) menyelenggarakan Public Expose (Paparan Publik) Tahunan pada Rabu, 10 Juni 2026, bertempat di Gedung Gozco Lantai 5, Jalan Raya Pasar Minggu No. 32, Jakarta Selatan.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran direksi perseroan, yaitu Andre Michael Vincent selaku Direktur, Jamal Rosyidin Hakki selaku Direktur, dan Marvin Herbert Wibisono selaku Direktur. Dalam kesempatan itu, manajemen memaparkan rencana kerja, alokasi belanja modal (capital expenditure/capex), serta strategi bisnis yang akan dijalankan sepanjang tahun 2026.
Salah satu agenda utama yang disampaikan adalah alokasi belanja modal tahun 2026 yang mencapai Rp161 miliar. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp93 miliar akan digunakan untuk program replanting dan penanaman baru guna mendukung peningkatan produktivitas serta rehabilitasi lahan perkebunan kelapa sawit.
Sementara itu, sebesar Rp68 miliar dialokasikan untuk investasi aset tetap, termasuk pemeliharaan dan peningkatan infrastruktur operasional yang menunjang kegiatan usaha perseroan.
Dalam pemaparannya, manajemen juga menjelaskan kondisi kinerja keuangan perusahaan serta berbagai strategi yang akan diterapkan untuk menghadapi tantangan industri kelapa sawit. Perseroan berfokus pada upaya efisiensi operasional dan peningkatan produktivitas perkebunan guna menjaga kinerja perusahaan di tengah fluktuasi harga crude palm oil (CPO) yang dalam beberapa waktu terakhir memberikan tekanan terhadap laba bersih.
Melalui berbagai langkah strategis tersebut, PT Gozco Plantations Tbk optimistis dapat meningkatkan kinerja operasional dan memperkuat posisi perseroan di industri perkebunan kelapa sawit pada tahun 2026.