Jakarta – PT. Maxindo Karya Anugerah Tbk (MAXI) menggelar Public Expo 2026 di Hotel Fave, Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (4/6/2026). Kegiatan ini menjadi ajang bagi perseroan untuk menyampaikan perkembangan kinerja perusahaan, strategi bisnis, serta prospek usaha kepada para pemegang saham, investor, dan publik.
Acara tersebut dihadiri jajaran Dewan Direksi, yaitu Direktur Utama Sarkoro Handayani, Direktur Carolina R. Djaja, dan Direktur Garret S. Kartono. Dalam pemaparannya, manajemen menyampaikan bahwa kondisi penjualan perusahaan menunjukkan tren yang semakin membaik seiring meningkatnya permintaan pasar, baik dari dalam maupun luar negeri.
Direktur Utama Sarkoro Handayani menjelaskan bahwa sepanjang tahun berjalan, perusahaan berhasil memperoleh sejumlah pelanggan baru dari pasar internasional. Penambahan pelanggan tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong optimisme perusahaan dalam meningkatkan volume ekspor dan memperluas jangkauan pasar global.
PT Maxindo Karya Anugerah Tbk dikenal sebagai produsen makanan ringan berbahan dasar umbi-umbian tropis. Beragam produk yang dihasilkan antara lain keripik, kerupuk siap santap, serta pellet mentah yang dibuat dari singkong, ubi merah, ubi ungu, dan talas. Produk-produk tersebut telah dipasarkan ke berbagai negara dan mendapat respons positif dari konsumen internasional.
Dalam kesempatan itu, manajemen juga memaparkan perjalanan panjang perusahaan yang bermula dari usaha rumahan di Bogor pada tahun 1977. Seiring perkembangan usaha, perusahaan kemudian resmi berdiri sebagai perseroan terbatas pada 11 Juli 2002 dan terus melakukan ekspansi bisnis hingga berhasil menembus pasar ekspor dunia.
Saat ini, pasar utama ekspor PT Maxindo Karya Anugerah Tbk meliputi Amerika Utara, Eropa, Australia, dan China. Selain memasarkan produk dengan merek sendiri, yaitu “Maxi”, perusahaan juga menyediakan layanan OEM (Original Equipment Manufacturer) dan private label bagi berbagai mitra bisnis internasional yang ingin memasarkan produk dengan merek mereka sendiri.
Dengan berbagai pencapaian yang diraih serta dukungan pelanggan baru dari luar negeri, manajemen perusahaan menargetkan penjualan sebesar Rp200 miliar pada tahun 2026. Perseroan optimistis target tersebut dapat tercapai melalui penguatan kapasitas produksi, perluasan pasar ekspor, inovasi produk, serta peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan di berbagai negara.