RadarKriminal.Newsz.id, Kabupaten Bogor — Kasus dugaan praktik ilegal Rina Water terus bergulir, namun pengusaha tersebut seolah tak tersentuh hukum. Upaya konfirmasi awak media ke lokasi Rina Water di Kampung Sampora RT 002 RW 001 menemui kesulitan.untuk menemui Bu Emin Arif, seorang penjaga yang ditemui di lokasi, memberikan keterangan yang justru menimbulkan tanda tanya besar.
Menurut Arif, sebagai penjaga Rina Water sedang tidak berada di tempat. “Ibu sedang keluar,” ujarnya singkat. Namun, awak media mencurigai bahwa keterangan Arif ini hanyalah upaya untuk melindungi Rina Water dari sorotan publik. Kecurigaan ini semakin kuat mengingat sebelumnya seorang oknum advokat yang mengaku sebagai bagian dari tim Hotman Paris juga dikaitkan dengan kasus ini.
Salah satu awak media, Pak Hasoloan Simbolon, telah berupaya mengonfirmasi laporan yang diajukan oleh Pak Hotma Tumangger kepada Gakkum Dinas Lingkungan Hidup. Pak Fajar dari Gakkum membenarkan bahwa laporan tersebut telah diterima, namun belum ada tindakan lebih lanjut. Pihaknya masih menunggu arahan dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Doni Sirait S.H MH). “Jika ada informasi dari kepala dinas, kami akan segera mengabari awak media,” kata Pak Fajar.
Keterangan Arif sebagai penjaga dan lambatnya respons dari Dinas Lingkungan Hidup semakin memperkuat dugaan bahwa ada upaya untuk melindungi Rina Water dari jerat hukum. Masyarakat menuntut transparansi dan tindakan tegas dari aparat terkait untuk mengungkap kebenaran di balik kasus ini
(YANTO BS)